UPNOD – FC Barcelona kembali menjadi sorotan setelah masalah batas gaji (salary cap) LaLiga memaksa klub untuk mengambil langkah sulit. Meskipun telah mendatangkan sejumlah pemain besar pada bursa transfer musim panas ini, termasuk Marcus Rashford, Joan García, dan Wojciech Szczęsny. Barcelona belum bisa mendaftarkan mereka secara resmi karena melampaui ambang batas keuangan yang telah laliga tetapkan.
Situasi ini bukan hal baru. Pada April 2025, LaLiga menurunkan batas gaji Barcelona setelah auditor menyatakan bahwa pemasukan senilai €100 juta dari penjualan kursi VIP di Spotify Camp Nou tidak bisa mereka akui karena belum terealisasi. Akibatnya, angka plafon gaji klub harus mengalami pemotongan secara signifikan. Presiden LaLiga, Javier Tebas, bahkan memperingatkan bahwa satu-satunya jalan keluar adalah dengan “penyesuaian besar,” termasuk menjual pemain.
Upaya Menyelamatkan Finansial: Sponsorship & Jaminan Dewan Klub
Manajemen Blaugrana tidak tinggal diam. Klub telah mengumumkan kerja sama sponsorship senilai €44 juta dengan pemerintah Republik Demokratik Kongo, yang bahkan mencakup rencana membuat ruang tematik di stadion. Selain itu, para anggota dewan Barcelona juga mengajukan jaminan pribadi senilai €7 juta sebagai bagian dari komitmen untuk membantu pendaftaran pemain anyar.
Meski begitu, kedua langkah ini belum cukup untuk membuka ruang finansial. LaLiga tetap berpegang pada aturan ketat, sehingga Barca harus segera mencari solusi lain. Dan salah satu solusi yang mereka miliki saat ini adalah menjual Dani Rodriguez.
Dani Rodríguez Jadi Korban Restrukturisasi Barcelona
Dalam kondisi ini, pemain muda berbakat Dani Rodríguez menjadi salah satu korban. Winger berusia 20 tahun tersebut kabarnya akan di lepas secara permanen ke Celta Vigo. Meski begitu, Barcelona akan menyertakan klausul buy-back agar tetap bisa membawanya kembali di masa depan.
Rodríguez sejatinya adalah pemain favorit Hansi Flick saat pertama kali menukangi Barca. Namun, kariernya di tim utama terhambat karena cedera bahu yang membuatnya absen lama. Kini, kedatangan pemain anyar seperti Rashford dan Roony Bardghji membuat posisinya semakin sulit dipertahankan.
Menurut laporan media Spanyol, Barcelona memasang harga sekitar €6 juta untuk sang pemain. Klub-klub lain seperti Valencia dan Rayo Vallecano sempat tertarik, namun Celta Vigo disebut paling serius dan sudah berada di tahap akhir negosiasi.
Keputusan Sulit untuk Masa Depan
Langkah melepas Dani Rodríguez jelas terasa pahit bagi manajemen dan fans. Pasalnya, ia adalah salah satu produk La Masia yang dianggap memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting skuad di masa depan. Namun, dalam situasi keuangan yang sulit, Barcelona tidak punya banyak pilihan.
Pelepasan Rodríguez dipandang sebagai solusi pragmatis agar Blaugrana bisa segera mendaftarkan pemain-pemain baru mereka di LaLiga musim ini. Dengan begitu, Hansi Flick dapat memaksimalkan skuad dan bersaing di semua kompetisi sejak awal musim.
Dampak Lebih Luas: Barcelona Harus Hati-hati
Kasus Dani Rodríguez menegaskan betapa seriusnya krisis finansial yang masih membayangi Barcelona. Meski sudah bangkit dari situasi terburuk beberapa tahun lalu, aturan ketat LaLiga membuat setiap kesalahan perhitungan finansial bisa berdampak langsung pada performa tim di lapangan.
Ke depan, manajemen harus lebih selektif dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran, termasuk dalam strategi transfer. Jika tidak, kasus serupa bisa terulang lagi, dan bukan tidak mungkin pemain penting lainnya akan jadi korban berikutnya.